Dalam do’aku
senja pun gugur
di sapu angin,
lalu sepiku menepi
pada sunyi hari-hari
Dalam do’aku
jiwa pun hancur
di basuh angin,
lalu rinduku mendaki
pada sunyi surgawi
berlabuh di jejak hari
Dalam do’aku
hati pun lebur
mati segala angin
lidah hitam menjilati kaki-Mu
tanpa henti
Dalam kelam
Jerit liar makin membakar
Suara lantang makin menjadi
Tuhan !
Engkaulah gelisahku abadi…
Selamat datang brader Senja Lawu :) postingan pertama bikin saya pengin menapak gunung di tanah Jawa :) salam dari Palmerah
BalasHapusmatur thankyu..
BalasHapusalam adalah guru terbaik, seperti halnya kakanda (inung gunarba) yang dengan sabar mengajariku..xixixi