torehan tinta dari kumpulan yang terbuang

Rabu, 02 Mei 2012

Sependar Rindu



Saat kumulai menata hati dan pikiran serta niat untuk kembali menemui gunung, untuk menyusuri semak belukar, mendaki menembus malam, satu yang kurindukan, mengalahkan rinduku pada puncak tinggi. Aku rindu pada kabut gunung. Kabut yang merayap seolah mampu mengalahkan malam dingin hampir tak bercahaya. 

Saat kuangkat ransel gunungku, mulai kulangkahkan kaki menuju tempat yang bagiku menimbulkan rasa damai, semakin hangat kurasa hati walau dingin alam membahana. Semakin tak kuasa aku menahan rindu, saat dari kaki gunung rumahmu, aku lihat ribuan pendar cahaya langit berusaha menepis kabut.

Senin, 02 April 2012

Rindu Senja



senja turun dalam langit - langit kelabu yang menawan
kau terdiam memandang lepas pantai yang terpampang
disana, pikirmu melayang
mencoba merasa tidak sendiri
menghadirkan perandaian aku di sisimu
bersama melihat senja dengan alunan ombak yang berirama

Rabu, 28 Maret 2012

Untukmu GIE

  
 
Kau tertidur dalam kabut garisNya
penuh tanda tanya kedamaian nyata
pikirku terlalu naif padamu
sungguh inginku terlahir tua kini
dan muda sebaya kala waktumu ada

Senin, 13 Februari 2012

Kesaksian Senja

bacalah…
dengan perlahan kasih
dan jangan kau tinggalkan,
ketika cerita belum usai

duduklah sembari menikmati semburat cahayanya
itu akan membantumu sinari cerita dan terbaca
namun tak perlu aku memaksa

Kamis, 12 Januari 2012

Gunung Arjuno - Welirang


Gunung Arjuno (3.339 m dpl) adalah gunung api tua dan sudah tidak aktif, Sedangkan Gunung Welirang (3.156 m dpl), masih ada aktifitas yang ditunjukkan dengan adanya kawah belerang. Gunung Arjuno dan Gunung Welirang terletak pada satu gunung yang sama dan terletak dalam satu rangkaian dengan Gunung Anjasmoro dan Gunung Ringgit. Pada lembah-lembah diantaranya, terutama di lereng Gunung Arjuno dan Ringgit, terdapat puluhan peninggalan purbakala yang berserakan dan belum ditangani secara tuntas. Sebagian tertutup semak-belukar.
Penemuan besar terakhir terjadi pada Juni 1988, yang meliputi bangunan persajian, batu perdupaan, bangunan berundak, arca batu, wadah batu dan gua pertapaan, yang dikerjakan sekitar tahun 1400-an. Hal ini ditunjukkan dengan angka tahun 1364 Saka atau 1442 Masehi yang terpahatkan di balok batu Candi Laras atau Candi Gambir di ketinggian kurang lebih 1400 m.dpl. Coordinates: 7°45''53"S 112°35''26"E

Senin, 17 Oktober 2011

Cahaya Bulan (Ost.Gie)


akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui,
apakah kau masih selembut dahulu memintaku minum susu
sambil membenarkan letak leher kemejaku

Kekayaan, Kesuksesan ataukah Cinta ??



Suatu ketika, ada seorang perempuan yang kembali pulang ke rumah,dan ia melihat ada 3 orang laki-laki berjanggut yang duduk di halaman depan. Perempuan itu tidak mengenal mereka semua. Perempuan itu berkata: "Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar.Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk menganjal perut. Laki-laki berjanggut itu lalu balik bertanya, "Apakah suamimu sudah pulang? Perempuan itu menjawab, "Belum, dia sedang keluar. "Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...