torehan tinta dari kumpulan yang terbuang

Senin, 13 Februari 2012

Kesaksian Senja

bacalah…
dengan perlahan kasih
dan jangan kau tinggalkan,
ketika cerita belum usai

duduklah sembari menikmati semburat cahayanya
itu akan membantumu sinari cerita dan terbaca
namun tak perlu aku memaksa


kau pun tau,
aku hanya ingin kau disini,
meski entah apa yang kau lakukan.
merasakan duduk berdua
dengan seuntai memory kisah
aku dan kau berbagi kesah

tapi angin sepoi membelai lembut,
dan kau pun mulai resah.
sedang aku masih ingin kita duduk berdua,

kasih…
tenanglah
selagi mentari benderang
angin tak akan menderu

kini, coba nyanyikan kenangan kita
dan ku kan terlelap dalam hangat dekapmu
bukan sekedar basa basi
namun dengan kasih aku isi,

tidak  hanya puncak - puncak itu yang kan jadi saksi
namun juga senja merah mengawasi
tenangkan bunga dalam jiwamu,kasih
biarkan ia tetap wangi 
agar tetap tercium semerbak kala malam terpecah tangis,

namun sayang, senja itu tak pernah tinggal abadi
dia datang tanpa permisi, lalu pergi sesuka hati
aahhh... biarlah
senja hanyalah awal, dia pergi untuk sebuah bahagia
berganti malam yang lebih indah dengan rembulan dan sejuta bintang
seperti cinta kita........



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...