torehan tinta dari kumpulan yang terbuang

Senin, 03 Januari 2011

Mata Indah Metromini



Berhimpitan kita duduk termangu
dalam sesak gerak tubuh beradu
Bisu…… ! !
kita  saling  malu-malu
lalu… …
ku sapa dirimu dalam alunan angin diam
kita bicara lewat tatap mata
berdialog tanpa kata-kata
pun pandangan dicuri
untai manis senyum diberi
namun mulut tetap terkunci
tanpa mampu mengukir basa-basi
sampai akhirnya kaupun turun berjalan
semakin jauh menghilang
Acchh…
betapa bodohnya diriku
kenapa aku melewatkan moment itu hanya dengan diam
kenapa aku tidak mengajakmu kenalan
ngobrol dan lalu bertukar nomor
baru kusadari kalau Tuhan sudah menunjukkan kuasaNya padaku
tapi semua itu terlambat
kau sudah menghilang dari sisiku
matamu sudah mengunci mulutku
hingga  diriku tak mampu mengurai kata
tatapanmu telah membekukan pikiranku
hingga  otak tak sanggup memerintah tanganku tuk sekedar bersalaman
metromini…
ya… di metromini itu kita bercinta dalam diam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...